SlameTux

  • Tips & Trik / SlameTux / Photo Blogging / kuliner / Catatan / Blogger / Berbagi /
    29 Jul 2015

    Resep: Mengurangi/Menghilangkan Rasa Asin pada Ikan Asin

    Ikan Asin atau bahasa Maduranya [Jhuko' Accèn atau Jhuko' Kerrèng], adalah ikan yang diawetkan dengan cara direndam ke air garam dan kemudian di keringkan di bawah terik sinar matahari. Siapa sih yang tidak tau dengan yang namanya Ikan Asin? Orang Indonesia tentunya tau dan familiar dengan yang namanya Ikan Asin. Terlebih dengan orang Madura yang menyebutnya Jhuko’ Accèn / Jhuko’ Kerrèng. Biasanya yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan ikan asin adalah ikan yang berasal dari laut dan tentunya garam juga. Sebenarnya ikan air tawar (sungai) juga bisa dibuat ikan asin, tapi tekstur daging lebih keras (lebih alot) dibandingkan dengan ikan laut setelah proses pengasinan dan pengeringan. Makanya yang dibuat ikan asin adalah ikan yang berasal dari l
  • Berbagi / SlameTux / Tips & Trik /
    18 Apr 2014

    Jangan Biarkan Ibu Hamil Duduk

    Jangan Biarkan Ibu Hamil Duduk | Beberapa waktu yang lalu, perhatian publik tertuju pada seorang gadis yang bernama Dinda. Dia terkenal lewat actingnya di berbagai Film Televisi atau FTV, sudah banyak judul FTV yang telah dia mainkan dan banyak tokoh yang dia perankan. Siapa lagi kalau bukan Dinda Kirana, “Woi… Bukan Dinda yang itu“. Oke ternyata keliru, kali ini mudah-mudahan benar. Dinda, seorang perempuan yang tidak mengijinkan ibu hamil duduk lantaran kursi kereta sudah penuh dan juga menyarankan si ibu hamil untuk berangkat pagi agar bisa mendapatkan tempat duduk. Setelah itu, dia menuliskan statusnya (bisa dilihat dan dicari sendiri pada mbah huhel ya) di path mengenai kejadian yang dialaminya dengan si ibu hamil. Tak lama status di pathnya dicapture dan disebarl
  • Tips & Trik / Unik /
    25 Mar 2014

    Tips Menjadi Pemilih Asik pada Pemilu 2014

    Tips Menjadi Pemilih Asik pada Pemilu 2014 | Pemilihan Umum atau yang lebih dikenal dengan pemilu merupakan momen 5 tahunan (bukan 40 harian, dikira tahlilan kali) yang dianggap sebagai pesta demokrasi “rakyat”, pemilu demokratis telah dilaksanakan 2 kali dan diikuti oleh banyak partai reformasi sejak zaman reformasi (hitung aja sendiri partai apa yang ikutan, hehe). Dalam pelaksanaanya pemerintahan yang demokratis ternyata menjadi pemerintahan yang “paling korup” (bukan aku yang ngomong, tapi tulisan ini dan banyak faktanya) selama negara ini berdiri, sudah banyak terbukti kan pemimpin yang melakukan korupsi (silahkan disebutkan satu-persatu). Duit rakyat menjadi sasaran dari ketamakan mereka, sehingga rakyat bukannya semakin sejahtera tapi semakin sengsara. Oleh

Author

Blogger yang berasal dari sebuah pulau di ujung timur Surabaya, sebut saja Pulau Madura, dengan segala keterbatasan untuk terus bisa berbagi informasi dengan sesama. Aktif di berbagai jejaring sosial sebagai traveller, fotografer, designer, content writer, dan buzzer. Serta memiliki hobi jalan-jalan, fotografi, desain, dan mengulas sebuah produk / jasa.