SlameTux

Resep: Mengurangi/Menghilangkan Rasa Asin pada Ikan Asin

29 Jul 2015 - 13:32 WIB

Ikan Asin atau bahasa Maduranya [Jhuko' Accèn atau Jhuko' Kerrèng], adalah ikan yang diawetkan dengan cara direndam ke air garam dan kemudian di keringkan di bawah terik sinar matahari. Siapa sih yang tidak tau dengan yang namanya Ikan Asin? Orang Indonesia tentunya tau dan familiar dengan yang namanya Ikan Asin. Terlebih dengan orang Madura yang menyebutnya Jhuko’ Accèn / Jhuko’ Kerrèng.

Biasanya yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan ikan asin adalah ikan yang berasal dari laut dan tentunya garam juga. Sebenarnya ikan air tawar (sungai) juga bisa dibuat ikan asin, tapi tekstur daging lebih keras (lebih alot) dibandingkan dengan ikan laut setelah proses pengasinan dan pengeringan. Makanya yang dibuat ikan asin adalah ikan yang berasal dari laut bukan dari sungai atau air tawar.

Seringkali yang namanya ikan asin saat diolah dan dimakan ternyata asinnya keterlaluan alias asin banget, ya sukur-sukur dapat yang gak terlalu asin. Nah bagaimana mengolah ikan asin agar tidak terlalu asin? Terus bagaimana cara mengurangi rasa asin yang terdapat pada ikan asin? Caranya cukup mudah dan bisa dibilang tidak masuk akal (bagi yang tidak mengetahuinya).

Caranya bagaimana? Caranya adalah merendam ikan asin ke dalam larutan air garam. Hah larutan air garam? Bukannya tambah asin? Pasti itu yang ada di benak kalian semua. Mungkin bagi yang mengerti Kimia (perpindahan dari jenuh ke tak jenuh) akan langsung tau alasannya mengapa ikan asin harus direndam ke dalam larutan air garam untuk mengurangi rasa asinnya. Akan tetapi dengan kadar garam yang lebih rendah dibandingkan dengan kadar garam yang terkandung di dalam ikan asin.

Contohnya, kira-kira untuk 250 gram ikan asin yang saya gunakan ini, menggunakan perbandingan air : garam sebesar 500 ml air : ½ sdm garam. Dengan cara ini, garam dari ikan asin lebih mudah tertarik dan larut ke dalam air garam, dibandingkan hanya sekadar direndam di dalam air hangat saja. Bukankah rasa asin yang terdapat dalam larutan justru akan menempel pada ikan asin? Tambah asin donk? Jawabannya tidak. Justru garam yang ada pada ikan akan berpindah ke larutan garam, karena kadar garam yang ada pada larutan lebih rendah dibandingkan dengan kadar garam yang terdapat pada ikan asin.

Lebih jelasnya bisa diperhatikan dari ilustrasi di bawah ini:

    • Persiapkan terlebih dahulu ikan asin sebanyak 250gram (bisa dikira-kira)

    • Hangatkan air hingga mendidih, kemudian larutkan garam sebanyak ½ sdm ke dalam air hangat

    • Rendam ikan asin ke dalam larutan garam tadi sekitar 15 menit

    • Lama-kelamaan warna air yang awalnya jernih akan berubah jadi lebih pekat

      Setelah 15 menit kemudian, angkat dan tiriskan. Kemudian hangatkan minyak dan langsung digoreng ikan asin tadi 

    • Goreng hingga berwarna agak kecoklatan dengan nyala api kecil atau sedang, setelah dirasa sudah matang tinggal di letakkan ke piring atau wadah lainnya

  • NB: Sebaiknya setelah direndam, usahakan untuk dijemur terlebih dahulu agar ikan asinnya lebih kriuk kriuk kriuk!!!

Sebagai tambahan, bisa juga dimakan dengan sambel terasi dan mangga muda :D

Hmmm… Yummiii… Ada yang mau? Silahkan dipraktekkan sendiri! ;)


TAGS  


Author

Blogger yang berasal dari sebuah pulau di ujung timur Surabaya, sebut saja Pulau Madura, dengan segala keterbatasan untuk terus bisa berbagi informasi dengan sesama. Aktif di berbagai jejaring sosial sebagai traveller, fotografer, designer, content writer, dan buzzer. Serta memiliki hobi jalan-jalan, fotografi, desain, dan mengulas sebuah produk / jasa.

Recent Post

Recent Comments

Archive