Kritikan itu Perlu, Asal di Sertai Saran

Kritikan itu Perlu, Asal di Sertai Saran | Okey sobat blogger di seluruh Nusantara, berbicara mengenai Kritikan sangatlah kurang pas apabila tidak di ikuti dengan yang namanya Saran. Jangan menjadi orang yang bisanya hanya mengkritik saja, akan tetapi sulit atau bahkan tidak bisa memberikan saran dari kritikannya tersebut.

Banyak sekali orang yang pandai sekali mengkritik, akan tetapi susah untuk memberikan saran untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Oleh sebab itu sebelum mengkritik orang lain, sebaiknya harus di persiapkan juga bagaimana jalan keluar atau saran yang akan diberikan.

Berbicara mengenai Kritikan dan Saran, sempat beberapa hari yang lalu dan tadi pagi aku mendapatkan sebuah kritikan dan saran yang sangat membangun bagiku dan juga bagi salah satu Rumah Makan yang berada di Kota Bangkalan.

Untuk kritikan dan saran bagiku sendiri adalah mengenai tata cara penulisan yang baik dan benar mengenai awalan dan kata depan “di” / “ke”. Hal tersebut cukup membuatku bersemangat lagi di dalam teknik penulisan yang benar. Meskipun aku menyadari bahwa tulisanku ini jauh dari benar atau bahkan jauh dari sempurna. Tulisanku yang kemarin berjudul “Hal yang Harus di Perhatikan Blogger dalam Menulis“. Coba saja tidak ada yang mengkritik dan memberikan saran, pasti tulisanku akan begitu-begitu saja dan pastinya aku tidak akan menulis mengenai “Hal yang Harus di Perhatikan Blogger dalam Menulis“.

Itu adalah Kritikan dan Saran bagiku sendiri, dan selanjutnya aku tadi pagi mendapatkan pesan di Facebook yang mengatakan kekecewaannya terhadap salah satu Rumah Makan yang berada di Kota Bangkalan. Dia sedikit protes kepadaku dan mengeluh kepadku mengenai beberapa pelayanan yang di alaminya sendiri di sana. Seperti inilah percakapan kami tadi pagi:

Komplain untuk Bebek Sinjay | SlameTux | dPUMA
Itulah sedikit kekecewaan dari salah seorang pelanggan yang merasa di berlakukan tidak adil oleh para pelayan yang ada di sana. Aku sendiri baru tahu bahwa dirumah makan tersebut pelayanannya seperti itu padahal pada saat aku kesana, tidak pernah mengalami hal yang seperti itu. Mungkin bagi para pegawai atau para pelayan dari Rumah Makan Bebek Sinjay bisa lebih memperhatikan pelanggannya agar para pelanggan tidak merasa kecewa atau bahkan di rugikan dan di kucilkan seperti itu.

Hanya itu yang bisa aku utarakan, agar kedepannya Rumah Makan tersebut lebih baik lagi.

Terimakasih ^_^ SlameTux


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Boleh di Like & di Share Artikel ini:
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • Tumblr
  • TwitThis

9 Responses to “Kritikan itu Perlu, Asal di Sertai Saran”

  1. elmawardy says:

    manteb cuuuyyy…..

  2. annosmile says:

    setuju mas..
    hehe..saya juga menerima segala macam kritikan yang membangun..biar kedepannya lebih baik lagi :)

  3. Lidya says:

    tulisannya pakai bahasa alay sedikit, jadi pusing bacanya hehehe maklum udah tua. betul seharusnya kritik disertai saran

  4. Andi Tenrie says:

    Dddduh, saya merasa kesindir nih, soalnya suka banget menulis komentar kritikan dimana-mana tapi tak satupun disertai saran, maklumlah diriku ini gak tau apa-apa, hanya bisa ngomel tapi cara jalan keluar gak tau, terutam politik! Tapi koq, rasa coklat buatan Belgia kalau komen dan ngeritk…, puas gitu! Makasih yah boss, anjurannya!

    • SlameTux says:

      Aku gak menyindir kok MasBro… Aku hanya memberikan sedikit informasi yang setidaknya adalah manfaatnya bagi yang membaca… Dan aku tidak bermaksud untuk menyindir atau bahkan menjerumuskan, sekali lagi aku hanya sekedar sharing okey…
      Okey terima kasih sudah mampir di blogku…

  5. @jarwadi says:

    ngga apa apa mas, orang mengritik karena masih menyisakan kepedulian, biarpun tanpa saran.

    ketika orang sudah males mengritik biasanya mereka akan langsung meninggalkan

    kritik artinya masih memberi kesempatan, hehe

    padahal saya juga kadang sakit hati bila dikritik, hihi

    • SlameTux says:

      Dan alangkah lebih baiknya lagi ada saran, agar ke kitanya itu lebih mudah di dalam mengoreksi kekurangan-kerungan yang ada pada diri kita sendiri. Ada saran lebih mantap… hehehe
      Biar gak selalu bisa menyalahkan, dan biar bisa membantu juga di dalam menyelesaikan permasalahan yang di hadapi. Intinya saling membantu lah di dalam hal kebaikan.
      Semua orang pasti sedikit hati ketika mendapatkan kririkan, akan tetapi sakit hati tersebutlah yang akan merubah sikap kita di dalam bertindak dan melakukan sesuatu.

Leave a Reply