Dari Berkomunitas, bisa Menciptakan Komunitas
Disini aku tidak akan membahas apa itu komunitas atau arti dari komunitas, artikelku kali ini akan menjelaskan tentang bagaimana kisah perjalananku bersama komunitas. Dan bagaimana serunya berkomunitas, serta apa saja yang akan didapat nantinya setelah berkomunitas.
Didalam berkomunitas yang terpenting adalah kekompakan (rasa saling memiliki) dan rasa kekeluargaan yang erat itu yang membuat komunitas akan lebih terasa. Kualitas suatu komunitas adalah suatu perasaan, apabila telah memiliki rasa untuk komunitas. Maka dengan otomatis sobat blogger dan sobat-sobat yang lainnya akan peduli dengan komunitas yang diikutinya.
Disini aku tidak akan membahas mengenai organisasi-organisasi yang pernah aku ikuti, karena topik yang diminta adalah “Aku dan Komunitas” berarti aku harus menjelaskan pengalamanku bersama komunitas. Apabila ditambah lagi dengan Organisasi, maka artikelku ini akan sangat panjang ceritanya… jadi cukup di Komunitas dulu ceritanya ya…
Okey tidak usah berpanjang lebar ya dengan sedikit penjelasan mengenai komunitas, sekarang langsung saja para sobat blogger menyimak kisahku bersama komunitas dan sampai akhirnya bisa menciptakan komunitas.
Komunitas Pertama yang dikenal | Linux
Bermula dari awal masuk kuliah di Salah satu Universitas Negeri yang ada di Pulau Madura, sebut saja Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Aku mengenal Komunitas pertama kali pada saat ORMABA (Orientasi Mahasiswa Baru), komunitas pertamakali yang aku ketahui adalah KOELIT (Komoenitas Linux Troenodjojo). Mengapa kok sampai tau dengan keberadaan komunitas ini? ya karena pada saat ORMABA, ada sesi perkenalan dari setiap UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), UKMF (Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas), Organisasi, dan Komunitas. Nah disaat perkenalan Komunitas ini aku sangat tertarik, karena selain menggembar-gemborkan anggota Komunitas (KOELIT) juga menjelaskan mengenai Open Source dan Linux. Dari situlah aku mulai tertarik dengan yang namanya berkomunitas, terutama yang Open Source.
Aku mengenal dan tau KOELIT pada tahun 2008, karena ORMABA dilaksanakan sekitar bulan Agustus - September (sudah lupa diriku) hehehe. Waktu itu aku tidak langsung bergabung dengan Komunitas karena aku masih sangat pemalu, maklum masa transisi dari SMA ke bangku perkuliahan.
Selain Komunitas Linux, akupun juga masuk didalam Komunitas Animator Maduro (ANIMO). Yang didalamnya dikhususkan bagi para teman-teman yang suka design, suka membuat komik, suka membuat naskah cerita, dan tentunya suka membuat animasi.

ANIMO bersama Cak Ikin (Pembuat Film Kartun Suro & Boyo) | Fresh Surabaya | Foto by XXX

Animo Belajar di Komunitas Blender Regional Surabaya (BARS) | Foto by BARS
Komunitas Merubah Hidupku
Sedikit CurCol *Curhat Colongan* ya… Aku waktu SMA orangnya sangat pemalu dan bisa dikatan KuPer *Kurang Pergaulan*. Pertama aku diajak untuk gabung bersama KOELIT dengan menghadiri *Ngoprek Bareng* acara rutinitas dari Komunitas OpenSource ini, aku tidak mau karena malu. Sampai akhirnya aku diajak salah satu teman untuk ikut Komunitas Linux pada waktu itu, karena terlalu sering teman-temanku menyuruhku untuk gabung di Komunitas agar tidak menjadi seorang yang pemalu lagi sehingga aku ikutan acara ngoprek yang pertama… Seru rasanya setelah mengetahui Linux dan Komunitas lebih dalam lagi… Pertama aku mikirnya orang Komunitas itu seram-seram, eh ternyata setelah ikutan gabung persepsiku tuh salah total.
Aku menemukan sebuah kenyamanan didalam berkomunitas, sehingga akupun sering mengikuti kegiatan dari komunitas. Hal inilah yang sedikit demi sedikit merubah hidupku yang awalnya pemalu dan sulit untuk berkomunikasi dengan orang lain, dengan berkomunitaslah aku bisa. Sampai akhirnya aku dipercaya untuk mengisi di acara pelatihan rutin dari KOELIT (ngoprek) yang diadakan tiap malam Kamis. Selain mengisi di KOELIT, aku juga menjadi bagian dari KOELIT. Maksudnya bagian disini adalah aku masuk didalam kepengurusan KOELIT, dan pada waktu itu aku dipercaya menjadi bagian DEKA-V (Desain Komunikasi Visual) ya karena kesenanganku adalah mendesain.
Selain mengisi acara ngoprek, terkadang aku juga disuruh mengisi Pelatihan Design yang dilaksanakan oleh salah satu Organisasi yang aku ikuti, ya hal ini karena bermula dari Komunitas juga. Dari komunitaslah aku mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pemateri pada kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi.

Instruktur Pelatihan Design | Foto by XXX

Bring Linux to School | Foto by XXX
Selain menjadi pemateri dari berbagai macam pelatihan, aku juga bisa menjadi sebuah panitia dari sebuah event yang besar yakni BlanKonf (Konferensi BlankOn) di Surabaya sekitar 2 tahun yang lalu. Pada saat itu hanya beberapa orang saja dari KOELIT yang dijadikan panitia BlanKonf, karena KLAS (Kelompok Linux Arek Suroboyo) lah yang mengadakan sekaligus menjadi tuan rumah di acara Konferensi BlankOn pada dua tahun yang lalu.
Bisa ke Luar Kota Berkat Komunitas
Beruntung aku bisa menjadi salah satu panitia dari acara BlanKonf, mengapa demikian? ya karena seluruh panitia dari Konferernsi BlankOn itu bisa ikut serta didalam pelaksanaan ILC (Indonesia Linux Conference) yang diadakan di Kota Bogor. Untuk biaya transportasi ditanggung oleh KLAS dan untuk biaya hidup selama di Bogor ditanggung oleh Panitia yang ada disana. Betapa senangnya diriku ketika mendapatkan info yang sangat membahagiakan itu.

Mewakili KLAS Menuju Ke Stasiun Jakarta Pusat | ILC Bogor | Foto by XXX
Hal yang membuatku senang lagi, karena kereta dari Surabaya tidak langsung menuju ke Bogor, akan tetapi masih transit terlebih dahulu di Stasiun Kota Jakarta. Jadi impianku tercapai juga yang ingin sekali pergi ke Ibu Kota (meskipun sebentar doank). Setelah itu barulah kami berangkat menuju Kota Bogor dengan menggunakan kereta listrik, nah itu pengalaman pertamaku bisa menuju ke 2 Kota sekaligus yakni ke Jakarta dan Bogor.

Berada ditempat Acara ILC (Indonesia Linux Conference) | Bogor | Foto by XXX
Komunitas Berikutnya | Blog
Komunitas berikutnya yang aku kenal setelah beberapa event dari komunitas sebelumnya telah aku ikuti, sekarang aku akan menceritakan mengenai pengalamanku bersama Komunitas Blogger Madura atau yang dikenal dengan Plat-M.
Aku memiliki blog sejak tahun 2008 (Newbie), dari tahun 2008 itu aku tidak pernah update blog sampai tahun 2009. Dan baru dikelola sejak aku masuk menjadi anggota dari Plat-M. Aku mulai mengetahui bagaimana cara untuk mengelola blog yang lebih baik daripada sebelumnya, meskipun sampai sekarang masih kece-kece… hehehe
Bisa Eksis & Ikut serta didalam Blogger Nusantara
Pada suatu saat aku beserta teman-teman dari Plat-M yang lain diundang ke Kota Solo untuk menghadiri acara SOLO (Sharing Online Lan Offline). Kami dari Madura sekitar 45 orang, jadi hampir sebagian dari 1 gerbong kereta kami boking. Itulah eksistensiku bersama komunitas yang pertamakali di dunia Blogging.

Plat-M Goes to SOLO | Foto by XXX
Komunitas Plat-M juga mengadakan acara Mini PB (Pesta Blogger) yang diadakan di Universitas Trunojoyo Madura. Selain mini PB, bersama komunitas Plat-M lah bisa mengadakan acara SK (Sharing Keliling) yang diadakan di Universitas Trunoj0yo Madura juga. Dari situlah aku bisa bertemu dan kenal dengan Mbak Rara. hehehe

Acara Mini PB (Pesta Blogger) | Foto by XXX
Ada lagi salah satu acara yang mengenai tentang Konservasi Air Bersih, kami diundang oleh Blogger TPC di Surabaya.
Selain itu, dengan komunitas pulalah aku bisa mengikuti acara terakbar bagi para blogger. Dan acara ini adalah acara perdana yang diadakan di Kota Sidoarjo. Acara ini adalah Blogger Nusantara, dari acara akbar para blogger seluruh Nusantara inilah aku bisa berkenalan dan bisa tau dengan blogger-blogger yang lain. Yang datang pada acara itu sungguh sangat beruntung, karena bisa menjadi saksi sejarah pertama kalinya diadakan Blogger Nusantara.
Sebelum mengikuti acara Blogger Nusantara, aku sudah memiliki blog di Blogspot dan DagDigDug. Akan tetapi kedua blogku itu tidak setiap hari aku update, terkadang 1 bulan sekali dan ada juga yang jarang di Update. Akan tetapi setelah mengikuti acara Blogger Nusantara, akupun semakin lebih bersemangat untuk mengelola blog. Dan setelah selesai acara, akupun langsung membuat blog ini (di BLOGdetik) ini, karena mendapatkan info dari teman 1 komunitas mengenai kelebihan dari BLOGdetik ini sendiri.
Setelah acara Blogger Nusantara selesai, kemudian dilanjutkan dengan kemeriahan Ulang Tahun Plat-M yang ke 2. Acara HUT ke-2 Plat-M yang kedua diadakan di Universitas Trunojoyo juga. Dari situlah aku bisa bertemu lagi dengan Mbak Rara, Mas Gempur, Mbak Rika, dan lain-lainnya…
Menghadiri acara Komunitas Blogger Lain, Sebelum Akhirnya…
Setelah Eksis bersama Komunitas Blogger Madura (Plat-M), akupun mulai mengikuti beberapa acara yang diadakan oleh Komunitas Blogger yang lainnya. Hal ini karena kami (Plat-M) mendapatkan undangan dari beberapa Komunitas Blogger yang ada.
Misalnya saja pada perayan ulang tahun Blogger Malang (Ngalam) kami diundang, dan pada saat itulah aku bertemu langsung dengan yang namanya Asmarie. Dia adalah blogger dari dotSemarang (Komunitas Blogger Detik Semarang), kamipun ngobrol-ngobrol dan sharing-sharing mengenai BLOGdetik. mengapa sharing-sharingnya mengenai BLOGdetik? ya karena kami memang pengguna BLOGdetik, dia senior dan aku masih junior, hehehe.
Menciptakan Komunitas Blogger Detik Pulau Madura (dPUMA)
Dengan tekad dan sebuah keinginan yang tinggi, setelah aku mendapatkan beberapa dukungan dari Mas Karel Anderson dan teman-teman komunitas yang lainnya akhirnya akupun mulai tertarik untuk membuat sebuah Komunitas Blogger baru di Madura ini. Untuk komunitas blogger baru yang aku buat ini adalah Komunitas Blogger Detik Pulau Madura atau disingkat menjadi dPUMA.
Akupun berusaha untuk mencari informasi bagaimana caranya agar Komunitas yang aku bentuk ini bisa secara resmi diterima oleh BLOGdetik. Akhirnya setelah mendapatkan informasi yang akurat dari Mas Karel Anderson (Community Development of BLOGdetik dan detikcom) dan teman-temanku yang lainnya akupun langsung mendaftarkan Komunitas dPUMA ini via e-mail ke BLOGdetik. Dari situlah kemudian kami resmi dimasukkan di Grup BLOGdetik.
Mengapa aku membuat Komunitas ini? hal ini aku lakukan karena kecintaanku terhadap BLOGdetik dan juga dikarenakan sudah sehati banget menggunakan BLOGdetik, meskipun aku adalah seorang Blogger yang baru atau bisa dibilang NewBie. Akan tetapi hal itu tidak menyurutkanku untuk menciptakan Komunitas Blogger Detik di Pulau Madura ini.
Seperti yang telah aku katakan sebelumnya bahwasanya aku mulai membuat blog di BLOGdetik setelah acara Blogger Nusantara yang Perdana, nah setelah acara tersebutlah aku mendapatkan sebuah inovasi dan semangat lain didalam nge-blog. Sepertinya ada sebuah dorongan yang sangat kuat untuk ngeBlog di BLOGdetik, dan karena dorongan serta semangat itulah aku menginginkan ada sebuah Komunitas yang didalamnya dikhususkan bagi pengguna Platform BLOGdetik.
Alasanku membentuk Komunitas Blogger Detik Pulau Madura (dPUMA) ini adalah agar bisa merangkul para pengguna BLOGdetik yang ada di Pulau Madura, dan mudah-mudahan dengan adanya dPUMA ini bisa lebih meningkatkan dan memperbanyak pengguna BLOGdetik di Pulau Madura ini. Seperti inilah blog resmi dari dBlogger Pulau Madura (dPUMA).
Menciptakan Komunitas, diundang Komunitas
Setelah menciptakan atau membuat sebuah komunitas Blogger Detik Pulau Madura atau yang disebut dPUMA, akupun diundang ke Semarang untuk menghadiri acara HUT ke-2 dotSemarang (Komunitas Blogger Detik Semarang).
Dan acara yang paling baru adalah kemarin pada saat Perayaan HUT ke-3 dBloggerSuroboyo dan DSC (Detik Surabaya Community) dengan tema “Pesta Komunitas Online 2012” yang diadakan di GrandCity Mall Surabaya.

Pesta Komunitas Online | Foto by Cak Wigi
Inilah kisah pertama mengenai Komunitas yang telah aku dan teman-teman bentuk yakni dPUMA, mendapatkan undangan untuk menghadiri acara HUT ke-2 dotSemarang (Komunitas Blogger Detik Semarang). Dari sinilah aku semakin percaya diri untuk mengembangkan diri dan mengembangkan komunitas yang telah aku dan teman-teman bentuk yakni dPUMA.
Selain itu, pada akhir bulan Maret ini aku diundang langsung oleh Mas Karel Anderson (Community Development of BLOGdetik dan detikcom). Betapa bahagianya aku bisa langsung kenal dan bisa langsung diajak didalam kegiatan detik Community. Acara pada akhir bulan Maret ini adalah Moderator Meeting, acara ini adalah acara dari beberapa komunitas detik yang berkumpul menjadi satu untuk membahas detik Community kedepannya.
Mungkin inilah segelumit cerita “Aku dan Komunitas”. Berkomunitas itu sangat penting untuk mengembangkan diri dan mencari wawasan yang sangat luas yang tiada batasnya… Oleh sebab itu bagi sobatku sekalian yang merasa kurang percaya diri atau masih pemalu, sebaiknya bergabung bersama Komunitas. Karena dari Komunitaslah kalian akan bisa mendapatkan sebuah pengalaman yang tidak akan kalian dapatkan dimanapun dan dengan berkomunitaslah kalian akan merasakan bagaimana nikmatnya bertemu dan berkumpul dengan teman-teman yang kalian belum akrab ataupun kalian belum pernah mengenalnya sebelumnya.
Inilah segelumit kisahku mengenai beberapa Komunitas yang telah aku ikuti mulai dari Komunitas Linux hingga Komunitas Blogger, dan bahkan dengan berkomunitas aku bisa menciptakan sebuah komunitas di tempat tinggalku sendiri yakni Pulau Madura. Oiya perlu diketahui lagi bahwa kelebihan dari berkomunitas adalah kita bisa menjadi lebih baik dengan yang namanya berkomunitas, dan kita bisa memiliki link atau hubungan pertemanan, persaudaraan, serta kalau mujur bisa mendapatkan pasangan melalui Komunitas. Jadi para sobatku semuanya, perlu diingat sekali lagi bahwa Berkomunitas itu tidak ada ruginya bahkan banyak untungnya dari berkomunitas. Ini cerita “AKU dan KOMUNITAS“ku, apa Ceritamu?
Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog “AKU dan KOMUNITAS” yang diadakan oleh dBloggerSuroboyo
NB: Bagi yang ingin mengCopy artikel ini monggo silahkan, akan tetapi jangan lupa cantumkan sumbernya ya!!! by SlameTux (^_^)


















wah penuh inspirsi ceritannya… ane jadi pengen berkomunitas, ane anak rumahan soalnya.
Beneran nie anak rumahan? hehehe kurang percaya aku…
wahh asikknyaaa… gara2 komunitas bisa ketemu yang punya blog ini juga nih..
Terimakasih… Iya gara-gara komunitas aku juga bisa ketemu dirimu… Sebelumnya penasaran banget, dan setelah ketemu alhamdulillah hilang rasa penasaranku…
“hilang rasa penasarannya” berarti berarti … orang aselinya tidak sebaik karakternya di blog dan social media? hahahahahahaha
hehehe, gak gitu kok… orangnya baik,,, dan belum sempet ngobrol banyak sech dengan Nenden…
kereen mas, seumur umur, saya belum pernah terlibat dalam banyak komunitas, misalnya terlibat pun kebanyakan usia komunitas tidak berumur panjang, paling banter 5 tahun, hanya satu atau dua komunitas yang saya ikuti yang cukup durable sampai sekarang.
ya aku juga baru kok didalam berkomunitas, belum ketahuan juga kan seberapa eksisnya diriku didalam dunia per-bloging-an
MANTAB… JOSS MARKOJOSS
Makasih…
Sebuah catatan tentang suatu komunitas yang memberi arti penting bagi penulis (slametux).
Salam kenal,
Ya terimakasih dan salam kenal juga…
waaahhh…. seru mas brooo… kapan2 aku di ajak ya kalo ada kopdar blogger
Okey MasBro…