Apa Jadinya Kalau Sapi Bertemu Si Rumput?

Postinganku kali ini mungkin agak lebay dan agak gimana gitu, ya karena aku bisa bertemu dengan orang yang aku kenal langsung lewat blog.

Ceritanya seperti ini, pada saat aku blogwalking kesalah satu blog yang memiliki judul Rumput Pencerita aku penasaran dengan apa itu yang dimaksud dengan rumput pencerita. Dan setelah aku membaca profilnya, lumayan seru juga dia mengambil kata rumput untuk dijadikan judul blognya dan namanya adalah Tina.

Setelah saling blogwalking dan akhirnya aku mulai temanan melalui sosial media yakni Twitter dan Facebook. Setelah lumayan akrab di sosial media tersebut, akhirnya aku memberanikan diri untuk meminta nomer HPnya melalui Direct Message (DM) di Twitter. Setelah mendapatkan nomernya, barulah tak simpan di kontakku.

Pada suatu saat ada sebuah acara di Semarang, yakni perayaan HUT ke-2 dotSemarang (Komunitas Blogger DetikSemarang) yang mengundangku untuk menghadirinya. Aku mengajak para anggotaku di Komunitas Blogger Detik Pulau Madura (dPUMA) untuk bersama-sama pergi ke Semarang, tak lupa pula aku mengajak teman baruku itu yang bernama Tina (si Rumput Pencerita). Pertama dia masih bertanya-tanya dan pikir-pikir dulu, apakah dia mau ikut atau tidak. Beberapa hari kemudian aku mendapatkan kabar bahwasanya dia akan ikut datang ke Semarang dengan beberapa temannya. Mendengar kabar tersebut rasa nge-Blonek-ku semakin ingin cepat-cepat berangkat menuju ke Semarang.

Sapi dan Rumput Bertemu

Sapi dan Rumput Bertemu

Apa jadinya ya kalau si Sapi bertemu dengan si Rumput? okey lanjutkan membacanya ya!!! hehehe :D

Bingung, Salah Orang, & Salah Tingkah

Sesampainya di Semarang tepatnya di Wisma Pertamina (Tempat acara), akupun masih berleha-leha di kamar. Beberapa saat kemudian si Asmarie (Founder dotSemarang) memanggil kami untuk makan di ruang tamu. Akupun dan temanku keluar dari kamar, dan ternyata sudah ada beberapa panitia dan 2 orang blogger Jakarta (Teman si Rumput). Pertama aku bingung melihat salah satu blogger dari Jakarta tersebut dikira dialah si Rumput, akan tetapi setelah aku bertanya dengan penuh PD “hmm Tina ya?” tanyaku. “Bukan mas, Tinanya lagi ada didalam kamar…” Jawabnya. Pada waktu itu aku salah tingkah karena salah orang, ternyata orang yang aku tanyakan itu adalah temannya si Rumput. Begitu G*bl*knya diriku ini, kenapa gak bisa membedakan mana si Rumput dan mana yang temannya… Soalnya sama-sama *Bunder* sech, hehehe Pisss…

Tak lama kemudian si Rumput pun keluar dari kamar dan menghampiriku dengan senyuman khasnya yang imoet… dan kamipun berjabat tangan serta memperkenalkan diri masing-masing *Meskipun sudah kenal*.

Setelah itu, si Rumput dan 2 orang temannya turun kebawah untuk menikmati keindahan alam yang ada dibawah *sambil berfoto-foto ria*. Aku dan teman-teman berencana mencari Counter untuk membeli Kartu Perdana *Buat Internetan*.
Sesampainya dibawah aku bertemu dengan si Rumput, karena pada waktu itu adalah kali pertamanya aku bertemu dengan dia mungkin aku tidak bisa dan tidak banyak berbicara *Malu mode on*.

Akupun dan teman-teman mulai mencari counter, sembari sambil SMS kepada si Rumput dan meminta maaf karena telah menyebut temannya sebagai si Rumput. Padahal si Rumput masih berada di kamarnya… Sapi (SlameTux) pun menjelaskan semuanya dan beruntunglah si Rumput mengerti akan penjelasanku.

Mengapa aku dipanggil Sapi? mungkin karena aku mirip sapi ya? gak kok bukannya begitu, si Rumput memanggilku sapi karena dia teringat akan postinganku yang mengenai “Karapan Sapi” yang di StickyPost. Jadi setiap kali si Rumput mengunjungi blogku, yang dilihat pertama kali adalah postinganku mengenai Sapi. Tak heran kan kalau dia memanggilku sapi…

Okey dech lanjut pada sore harinya, Sapi pun ngobrol dan berbincang-bincang dengan si Rumput serta teman-teman yang lainnya. Betapa senangnya bisa bertatap muka secara langsung dengan si Rumput, padahal aku tidak menyangka-nyangka sebelumnya akan bertemu dengan Rumput.

Terimakasih aku ucapkan kepada dotSemarang karena telah mengundangku di acara #KongkowSMG.

Malam harinyapun pada saat acara #KongkowSMG Sapi bertemu lagi dengan Rumput bersama teman-temannya yang lain. Dan beruntungnya lagi, pada saat acara si Rumput duduk disebelahku. Gila banget dah pokoknya, gak nyangka kalau bakalan sedekat itu dengan si Rumput.

Sapi & Rumput di dotSemarang

Sapi & Rumput di dotSemarang

Setelah acara sesi pertama selesai Sapi tidak bertemu dengan si Rumput, karena Rumput lagi keluar jalan-jalan. Sapi pun hanya bisa berkomunikasi lewat SMS doank *Maklum beda Operator* :D Sapi pun terlelap dan akhirnya tertidur.

Sapi pun Berpisah dengan si Rumput

Pagi hari mulai manampakkan diri dan di pagi itulah Sapi bertemu lagi dengan si Rumput, karena pagi itu adalah sesi kedua sekaligus hari terakhirku di kota Semarang. Senang rasanya bisa jalan-jalan bersama si Rumput dan sobat blogger yang lainnya.

Coba saja aku memiliki kamera sendiri, pasti aku sudah foto-foto yang banyak dah bersama si Rumput. Mungkin aku masih trauma dengan apa yang menimpaku, jadi aku hanya bisa menunggu dan menunggu orang yang mau memotret aku bersama si Rumput.

Setelah acara sesi kedua telah selesai, kemudian aku meminta temanku untuk memotretkanku bersama si Rumput. Karena hari itu adalah hari terakhir Sapi bertemu dengan si Rumput di kota Semarang.

Rumput dan Sapi di acara dotSemarang

Rumput dan Sapi di acara dotSemarang

Mudah-mudahan Sapi bisa bertemu lagi dengan Rumput, entah di Madura atau di Jakarta ataupun di kota-kota yang lainnya. Mudah-mudahan si Rumput tidak melupakan Sapi…

Sapi & Rumput Berpisah

Sapi & Rumput Berpisah

Selamat jalan dan Selamat tinggal Rumput, mudah-mudahan kita bisa berjumpa lagi :)


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Boleh di Like & di Share Artikel ini:
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • Tumblr
  • TwitThis

32 Responses to “Apa Jadinya Kalau Sapi Bertemu Si Rumput?”

  1. ichbinrina says:

    *uhuk* kisah si rumput dan sapi.. so sweeet =))
    cara penyampaian ceritanya lucu dan ga dibuat-buat.. bagus loh :D

  2. Tina Latief says:

    Wow, saya bisa nangkring di Madura ini…
    Well, suatu ketidaksengajaan, ketidakadaan rencana untuk ketemu sebelumnya alias everything is in sudden, saya bisa ketemu mas sapi, eh mas Slamet…
    Saya jadi kebiasaan dengan nama sapi, seperti kisah writernya, saya membaca sticky postnya tentang karapan sapi..
    Makasih ya mas sudah nulis tentang saya segala, saya apresiasi..
    *bulet? aduh ternyata saya belum cukup kurus dan tirus. Memang bawaan muka bundar begini..
    yah, apa boleh buat…
    Hahaha yang dikira saya itu sama sekali engga mirip saya. Heran, mas slamet ini bagaimana bisa menyamakan avatar saya dengan mba erna..hihihi
    Ketemu? kapan lagi ya mas? yang pasti kalau ada kesempatan rumput akan berkunjung. Mudah-mudahan ada angin yang kencang membawa sehelai rumput ke Madura sehingga bisa tumbuh di sana yah…
    Salam hangat dari Jakarta, :D

    • SlameTux says:

      Sekali lagi aku minta maaf dikarenakan telah salah orang… hehehe sebenernya adek tuh kurus… ya mungkin karena adek ya bermuka bundar jadi kelihatan endut, gitu dek…
      Ya mudah-mudahan ada angin yang kencang yang bisa membawa sehelai Rumput dari Jakarta menuju ke Madura, agar bisa tumbuh dan berkembang di Madura. Dan dengan adanya si Rumput, mudah-mudahan si Sapi tidak kelaparan lagi… Amin… :D ya salam Cool dari Madura :)

  3. jarwadi says:

    Kereeeeen mas Slamet! Sebelum keberangkatan dan pada kepulangan Tina pun tidak kalah heboh, hehehe

    Spt yang kemarin saya post di blogdetik.

    Ngomong2 seneng juga bisa ngobrol2 dgn cerita2 mas slamet yg inspiratif :)

  4. wuihh…. mantap deh #eaaaaaaa. Pokoknya kapan-kapan kopdar lagi =))

  5. Triunt says:

    hayo sampi buruan dimakan Rumputnya #eaaaa

    berasa kayak postingan saya dulu, tentang orang2 yg berjululan hewan :D http://triuntoro.com/si-bebek-si-pitik-ayam-si-banyak-angsa-dan-si-mentok

  6. @nonaedda says:

    eciyeeee,, moga nanti rumputnya gak dimakan orang lain yah
    hihihihi
    salken :D

  7. Herry says:

    ceritanya lg ada yg polinginloph sehabis kopdar xixixixi :P semangad trs mass…. :)

  8. wah sepertinya seru, saling bertemu muka. dari blog sederhana akhirnya bisa berjumpa. kapan ya aku bisa seperti itu.. ah aku masih baru di blog, masih jauh mungkin

  9. wah si agan akhirnya kopi darat ya gan. gimana gan. senang pastinya ya. seru… ane kira kisah apa an tu sapi sama rmput. ternyata itu inisial orang to.. oh begitu. sukses bang ya..

  10. waduhhh,,,ternyata dari dunia maya bisa ketemu ya di dunia nyata,,hehe,,sapi dan rumput gak bakalan terpisah kok,,kan saling membutuhkan,,hehehe

  11. gofur says:

    Wah,si sapi beruntung banget, bisa bertemu dengan rumput yang begitu segar,manis dan indah ! andai aku yang sapinya,sudah aku makan itu rumput ! hehehe…JEMPOL BUAT TULISAN NI!

  12. jullev says:

    wah si sapi keren juga ternyata yah untung rumputnya gak dimakan :))

  13. fazza says:

    ahemm
    uhuk uhuk….
    cantik yah rumputnya :)

  14. Mas Sapi.. eh, Mas Slamet.. kayaknya rumputnya tmbah subur kalau hidup di Madura.. ckck :D

  15. Weh, kisah manis seorang blogger dpuma :D

    salam dari blogger jaddih :) Just Copy and leave it !!!

Leave a Reply