Aku dan Ribuan Leleku

Aku dan Ribuan Leleku
Aku dan Ribuan Leleku

Ini adalah potret kegiatanku bersama lele-lele yang diternak oleh Ayahku. Aku senang jika diajak ayah untuk memberi makan, menguras, dan bahkan memanen lele jikalau sudah saatnya panen.

Aku memiliki 4 kolam lele, dan tiap kolamnya itu berbeda-beda ukuran dan umur dari lele tersebut. Ada yang masih sangat kecil, ada yang sedang, ada yang cukup besar, dan ada yang sudah siap panen.

Didalam fotoku ini adalah lele yang sudah siap dipanen, ribuan lele akhirnya dipanen juga untuk dijual kepada langganan ayahku.

Sedikitpun aku tidak merasa jijik atau bahkan merasa takut, dikarenakan ini memang pekerjaan dari ayahku dan ini adalah penghasilan ayahku. Jadi aku sebagai seorang anak harus membantu ayah, semangat ayah semakin bertambah ketika melihat senyuman manisku terpancar dari wajahku ini.

Memang aku tidak bisa membantu banyak, akan tetapi dengan adanya aku di sisi ayahku bisa menjadi penyemangat kecil bagi ayah. Didalam benakku, aku ingin sekali membantu untuk memikul lele-lele yang akan diletakkan di mobil yang biasa dibuat untuk mengangkut lele ke pelanggan. Akan tetapi keinginanku itu harus ditahan sampai aku besar nanti, karena aku belum terlalu kuat untuk memikul beban seberat itu.

Ayahku sudah cukup terbantu apabila aku tidak mengganggunya dan bahkan ayah sering menyuruhku untuk segera mandi agar tidak berbau amis, yang disebabkan oleh ribuan leleku ini.

“Cerita Seorang Anak Bernama Caca dan Ribuan Lelenya”


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Boleh di Like & di Share Artikel ini:
  • E-mail this story to a friend!
  • Facebook
  • Tumblr
  • TwitThis

Leave a Reply